Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
Semampuku...
Aku mencintaimu
Seikhlasku...
Aku menyayangimuBukan hanya kata...
Bukan hanya mata...
Tapi ku jujur apa adanya
Mencintaimu walau sederhanaHatiku...
Jiwaku...
Seluruh hidupku...
Semua kan ku berikan padamuSiangku...
Malamku...
Dari terjaga hingga terlelapku
Semua ku curahkan hanya kepadamu
Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
dalam lamunan aku terdiam
dalam sebuah renungan aku bertanya
terukir sebuah sajak tentang siluet
adanya aku sebagai akuterngiang dalam sebuah angan
merajut cita untuk menggapai sebuah makna
akankah diri ku dapat meggapai semua yang ku damba
akankah semua impian dapat aku capai ?merenung akan sosok jati diri
meratapi impi yang menjadi sunyi
dalam sebuah lorong misteri
mengiris arti menjadi hayal
terhimpit sebuah realita dalam rekayasa
meghadirkan keraguan dalam sanubari
menjadikian angan pupus dan tak berkembang
menantikn puncak dari takdir yang menjadi misteri dalam kehidupanaku menyeruak kembali lamunan itu
beringsut dari perenungan ku
kembali menapaki hari yang sunyi
temaram tanpa sebersit cahaya
satu yang ku dapat
hidup hari ini karena hari esok
yang harus kita lewati !
biarkan masa lalu ada untuk pelajaran
biarkan hari ini mengajar kita untuk menghadapi
masa depan
biarkan hari esok menjadi misteri
karena itu yang membuat kita bangkit dari IMPI
Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
T`lah ku simpan rasaku padamu
ku diam-diam juga menaruh hati padamu
Sungguh ku tak tau
Kapan mulai mencintaimu
Namun itu kenyataan diriku
Sehingga ku tak bisa pungkiri rasakuKu tau kau selalu simpan rasamu
Walau kadang ku tak menyapamu
Kau pun mulai merasai " CEMBURU"
Disaat ada posting didinding facebook ku
Kau pun ucap "SELAMAT " pada diriku
Apakah yang terjadi padamu..???Sehingga kau jadi begini
Apakah kau yakindengan hatimu|
Memilih aku sebagai kekasih sejatimu
Diammu sungguh menghanyutkan diriku
Sepintas kau berlalu
Namun aku tau
Kau selalu tatapi dinding facebook ku
Tanpa rasa ragu
Terkadang pun aku selalu memikirkan mu
Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
Bila ada tanyaku
mungkinkah kau mampu menguraikan nya
dengan sebuah jawaban dan ketegasan yg nyata
melihat pemandangan di depan mata
dapati rakyat jelata di aniaya
melihat kekerasan,semena2 meraja lelalupakah tugasmu mengayomi rakyat
tidak malukah kau dengan seragam yang kau kenakan
serta senapan yang ada di tangan
kau gunakan sepatu KINCLONGmu tuk menendang
main keroyok tanpa belas kasihan
pada rakyatmu yang kau anggap hewanWahai aparat
Andaipun jelata punya salah
mengapa harus dengan tendangan
mengapa kekerasan yang bicara
tidak adakah cara damai tuk menyelesaikan nya
mengapa kau ajarkan kekerasan pada kaum awamDimanakah hatimu........ mengapa otakmu jadi dungu
kau perlakukan mereka seperi lembu
yang hanya bisa dengar cambukanmu
lalu gimana dengan para KORUPSI itu
adakah kau berani mengeluarkan taringmu
tuk merobek mulut busuk penuh janji palsuMengapa kau begitu suka di panggil BANGSAT
PENGHIANAT DAN KEPARAT yang BEJAT
dan hanya akan mendapatkan LAKNAT
sedang sapaan lembut penuh HORMAT kan kau dapat
bila kau lindungi dan ayomi RAKYAT
tanpa harus kau SUAP RHIDO TUHANKami butuh perlindungan bukan kekerasan
Akan jadi apa NEGRI ini
bila sudah tak ada lagi yg bisa melindungi
dan kemana kami akan mengadu
sedang yang bercongkol di otakmu hanya memikirkan
PANGKAT DRAJAT DAN MARTABAT
Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
Pertemuan pertama kita terekam jelas di otakku. Aku sering memainkan adegan itu dalam gerak lambat. Mengingat, mereka, dan merasakan setiap helai gerakanmu. Ingatkah kamu, waktu itu aku hampir celaka? Kamu ada di sana. Aku ada di sana. Terluka.
... Kini, aku hanya ingin menghentikan waktu, dan mempigurakan senyummu yang selalu mampu membuatku tenang. Walau dalam ba...dai, meski dalam tangis, dan senja merah yang manis.
Mungkin kita adalah dua sisi koin yang ditakdirkan berpasangan. Mungkin di saat seperti ini, kita baru paham seperti apa bentuk rindu yang menelusup pelan. Kala diam. Kala hening. Kala malam.
Jika rasa ini memang nyata, maka ajari aku, tetap melaju tapi tak terjebak waktu. Tetap berpusar tanpa harus terlempar. Tetap mengalir tanpa harus berpikir
Kamu. Ketika rumus fisika majal, matematika menemui ajal, kimia tak lagi berguna, dan biologi hanya kata tanpa arti. Kamu, ketika cinta menjelma menjadi satu definisi. #Pasti.
... Kini, aku hanya ingin menghentikan waktu, dan mempigurakan senyummu yang selalu mampu membuatku tenang. Walau dalam ba...dai, meski dalam tangis, dan senja merah yang manis.
Mungkin kita adalah dua sisi koin yang ditakdirkan berpasangan. Mungkin di saat seperti ini, kita baru paham seperti apa bentuk rindu yang menelusup pelan. Kala diam. Kala hening. Kala malam.
Jika rasa ini memang nyata, maka ajari aku, tetap melaju tapi tak terjebak waktu. Tetap berpusar tanpa harus terlempar. Tetap mengalir tanpa harus berpikir
Kamu. Ketika rumus fisika majal, matematika menemui ajal, kimia tak lagi berguna, dan biologi hanya kata tanpa arti. Kamu, ketika cinta menjelma menjadi satu definisi. #Pasti.
Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
Kita ibarat dua tetes air
Yang bertemu di tengah laut kehidupan
Kadang hujan nyaris memisahkan kita
Tapi, pada cinta kita berpegang
Namun kini.....
Angin yang lembut
Telah datang membawaku
Ku berikan mataku
Agar kau bisa melihat
Bagaimana cinta menjagamu
Sampai nanti kita bertemu lagi
Sebagai dua bintang di angkasa.........
Yang bertemu di tengah laut kehidupan
Kadang hujan nyaris memisahkan kita
Tapi, pada cinta kita berpegang
Namun kini.....
Angin yang lembut
Telah datang membawaku
Ku berikan mataku
Agar kau bisa melihat
Bagaimana cinta menjagamu
Sampai nanti kita bertemu lagi
Sebagai dua bintang di angkasa.........
Diposting oleh
Lha_MaNiiezZz
komentar (0)
Entah harus darimana
Ku memulai kata-kataku
Resah gelisah tak menentu
Dari jauh lubuk hatiku
Bukan, bukan keinginanku
Tuk mencoba meninggalkanmu
Namun tak bisa ku jelaskan
Aku takut menyakitimu
Berat rasanya, berat rasanya untuk
Ungkapkan kata meski melawan hati
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus
Berat rasanya, berat rasanya untuk
Ungkapkan kata meski melawan hati
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus
Ku memulai kata-kataku
Resah gelisah tak menentu
Dari jauh lubuk hatiku
Bukan, bukan keinginanku
Tuk mencoba meninggalkanmu
Namun tak bisa ku jelaskan
Aku takut menyakitimu
Berat rasanya, berat rasanya untuk
Ungkapkan kata meski melawan hati
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus
Berat rasanya, berat rasanya untuk
Ungkapkan kata meski melawan hati
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus
Sayang maafkan aku ingin putus
Sayang maafkan kita harus putus

